Pada hari Minggu 28 November 2010 diadakan pertemuan Paguyuban Dirigen dan Organis Paroki BMV Katedral Bogor. Pertemuan rutin ini diselenggarakan dalam rangka mempersiapkan para dirigen dan organis untuk tugas-tugas selama masa Adven dan Natal. Para peserta yang hadir lebih banyak melakukan sharing, mengajukan pertanyaan dan saran.
Ada beberapa hal yang perlu dicatat:
1. Para dirigen dan organis harus mempersiapkan diri dan koornya untuk tugas-tugas di dalam misa. Tugas di gereja tidak boleh menjadi semacam "latihan" belaka. Latihan dilakukan di luar liturgi. Apabila para dirigen dan organis belum yakin akan suatu pilihan lagu, pembawaan lagu, tata cara liturgi dan lain-lain, hendaknya yang bersangkutan berkonsultasi dengan seksi liturgi dan atau pastor yang bertugas. Seksi liturgi diminta menyiapkan teks-teks resmi Gereja tentang musik liturgi supaya para dirigen dan organis menjadi yakin akan tugas, kedudukan dan fungsi nyanyian liturgi serta tugas dan fungsinya sebagai dirigen maupun organis.
2. Mengingat pada tahun depan akan diadakan lagi misa dalam bahasa Latin dengan lagu-lagu gregorian, para dirigen dan organis juga perlu belajar. Seksi liturgi diminta mengadakan semacam pelatihan khusus lagu-lagu gregorian, serta menyediakan teks-teks lagu yang nantinya akan digunakan oleh petugas koor.
Pertemuan rutin bulan ini rupanya kurang diminati oleh para dirigen dan organis... Barangkali mereka berhalangan karena ada acara lain yang mendesak. Yang dapat hadir dalam pertemuan ini antara lain wakil-wakil dari Exultate, Koor BMV, Koor Mahasiswa IPB, Aeternum, St Caecilia, Wilayah Bogor Utara, Wanita Katholik, Dirigen Umat (Sdr Rina dan Bp Ludovikus), Lingkungan BSI, Lingkungan St Theresia dan lain-lain.
Informasi tentang kegiatan dan profil Paguyuban atau Forum Para Dirigen dan Organis di Paroki BMV Katedral Bogor serta berbagai tulisan demi agung, khidmat, meriah dan indahnya perayaan-perayaan liturgi di Paroki BMV Katedral Bogor sesuai tata cara resmi yang berlaku dalam Gereja Katolik universal.
Selasa, 14 Desember 2010
Senin, 22 November 2010
MISA BERBAHASA LATIN DENGAN LAGU-LAGU GREGORIAN DI KATEDRAL BMV BOGOR
Untuk pertama kalinya setelah hampir sekitar 45 tahun, diadakan misa dalam bahasa Latin dengan lagu-lagu gregorian di Katedral BMV Bogor pada Hari Raya Kristus Raja Semesta Alam, Minggu 21 November 2010 pukul 11.00-12.40. Misa dipersembahkan oleh RD Alfons Sebatu (menggantikan RD Yohanes Driyanto yang berhalangan karena ayahandanya meninggal dunia beberapa hari yang lalu). Koor yang bertugas adalah Koor BMV (koor paroki) Katedral Bogor dengan dirigen Bapak Tarcisius Marhadi dan organis Saudari Myrna Mihardja. Misa berlangsung lancar. Untuk umat disediakan teks misa dan terjemahannya. Karena ini pengalaman pertama, untuk beberapa bagian, koor (apalagi umat) memang belum dapat dengan lancar menyanyikan lagu-lagu proprium...
Ide untuk menyelenggarakan misa ini sebenarnya sudah lama... bertahun-tahun, namun karena banyak yang masih ragu-ragu, ide ini baru bisa dilaksanakan sekarang. Seksi Liturgi Paroki BMV Katedral di bawah arahan Pastor Paroki dan bantuan beberapa pastor di Seminari akhirnya dapat mewujudkan ide ini dengan niat yang baik, yaitu untuk merayakan sebuah Ekaristi yang agung, meriah dan khusuk sesuai pedoman Gereja Katholik Roma. Lewat perayaan ini Seksi Liturgi mengajak umat untuk belajar dan menyadari keagungan tradisi liturgi Gereja yang bertahan dua ribu tahun ini. Memang, selalu saja ada suara-suara sumbang dari sebagian orang... tetapi mungkin hal itu karena ketidaktahuan atau kesombongan sebagian kecil umat, namun secara umum umat di Paroki Katedral Bogor menyambut baik gagasan ini.
Dalam misa kemarin, sesuai kalender liturgi, kita merayakan Kristus Raja Semesta Alam. Lagu-lagu yang dinyanyikan antara lain: Dignus est Agnus, Dominabitur, Potestas Eius, Postula, dan Sedebit. Untuk ordinarium kita gunakan misa de Angelis (Misa VIII). Sebagai lagu penutup kita gunakan lagu Christus Vincit (refrennya bukan lagu gregorian, tetapi ayat-ayatnya khas gregorian).
Semoga apa yang telah dimulai ini dapat dilanjutkan pada kesempatan-kesempatan lain. Mengingat sulitnya lagu-lagu (terutama proprium), untuk saat ini tentu tidak mungkin menyelenggarakan misa dalam bahasa Latin dengan lagu-lagu gregorian setiap minggu atau setiap bulan... Seksi Liturgi Paroki BMV Katedral Bogor dan Pastor Paroki akan merancang penyelenggaraan misa seperti ini sesuai kemampuan umat dan koor-koor yang akan bertugas.
Jumat, 05 November 2010
Bagi teman-teman anggota PDO-BMV dan para Romo yang tertarik untuk *misa berbahasa latin*, Anda bisa menggunakan salah satu Tata Perayaan Ekaristi berikut:
1. Ordo Misae 2002 (Misa Paulus VI) edisi terakhir oleh YP-II
http://bukumisa. co.cc/orandi/ ordo-misae- 2002/
http://katolik. online.tripod. com/Ordo_ misa_2002. pdf
nb: ini adalah bahan baku pembuatan TPE 2005 (TPE Indonesia)
2. Ordo Misae 1962 (Misa Tridentine, Pius V) edisi terakhir oleh Yoh. XXIII
http://bukumisa. co.cc/orandi/ ordo-misae- 1962/
http://katolik. online.tripod. com/Ordo_ misa_1962. pdf
Kalau ingin belajar misa tridentin lebih lanjut, DVD bisa dipesan di
situs http://bukumisa. co.cc/orandi/ training- tridentine/ (free untuk
romo2 yang berminat)
"Melalui Liturgi, Kristus Penebus dan Imam Agung kita melanjutkan karya
penebusan-Nya di dalam Gereja-Nya, bersama dia dan oleh dia." (KGK 1069)
1. Ordo Misae 2002 (Misa Paulus VI) edisi terakhir oleh YP-II
http://bukumisa. co.cc/orandi/ ordo-misae- 2002/
http://katolik. online.tripod. com/Ordo_ misa_2002. pdf
nb: ini adalah bahan baku pembuatan TPE 2005 (TPE Indonesia)
2. Ordo Misae 1962 (Misa Tridentine, Pius V) edisi terakhir oleh Yoh. XXIII
http://bukumisa. co.cc/orandi/ ordo-misae- 1962/
http://katolik. online.tripod. com/Ordo_ misa_1962. pdf
Kalau ingin belajar misa tridentin lebih lanjut, DVD bisa dipesan di
situs http://bukumisa. co.cc/orandi/ training- tridentine/ (free untuk
romo2 yang berminat)
"Melalui Liturgi, Kristus Penebus dan Imam Agung kita melanjutkan karya
penebusan-Nya di dalam Gereja-Nya, bersama dia dan oleh dia." (KGK 1069)
PERSIAPAN MISA DALAM BHS LATIN NOVEMBER 2010
Seksi Liturgi Paroki BMV Katedral Bogor berencana menyelenggarakan misa dalam bahasa Latin dengan lagu-lagu gregorian berbahasa Latin pada tanggal 21 November 2010 pukul 11.00 bertepatan dengan Hari Raya Kristus Raja Semesta Alam (Tahun C). Rencana ini sudah disetujui oleh Pastor Paroki dan saat ini tim kecil sedang bekerja untuk mempersiapkan semuanya. Tim ini dibimbing oleh RD Jatmiko, Rektor Seminari Menengah Stella Maris Bogor. Romo Rektor dipilih tim ini sebagai pembimbing karena beliau punya pengalaman menyelenggarakan misa berbahasa Latin bersama para seminaris setiap Rabu di Kapel Seminari. Untuk petugas koor, Seksi Liturgi telah menunjuk Koor BMV Paroki Katedral. Koor yang dilatih oleh Bapak Tarcisius Marhadi ini telah menyampaikan kesanggupannya dan telah mulai berlatih sejak Sabtu 30 Oktober yang lalu.
Rencana penyelenggaraan misa dalam bahasa Latin dengan nyanyian gregorian ini dimaksudkan untuk membantu umat merayakan Ekaristi dalam kesatuan dengan Gereja universal. Bahasa Latin telah dipilih oleh Gereja sebagai bahasa kesatuan, bahasa bersama dalam perayaan-perayaan Ekaristi. Demikian pula nyanyian-nyanyian Gregorian telah dipilih sebagai nyanyian-nyanyian liturgis yang resmi. Dengan menggunakan kedua unsur itu, kita ingin mengalami sebuah perayaan Ekaristi yang khas Katholik Roma. Kita juga ingin memperkenalkan apa yang baik dan luhur dalam Gereja Katholik Roma ini kepada sebagian besar umat dan lebih-lebih pada generasi muda dan anak-anak. Semoga rencana ini dapat terlaksana dengan baik.
PERTEMUAN PD0-BMV OKTOBER 2010
Minggu 31 Oktober 2010 yang lalu diadakan pertemuan Paguyuban Dirigen dan Organis Paroki BMV Katedral Bogor di Ruang Seksi Gedung Paroki. Pertemuan ini hanya dihadiri oleh sekitar 11 orang dan dihadiri oleh Wakil Ketua dan Sekretaris Dewan Pastoral Paroki. Pertemuan yang bertema "Mempersiapkan nyanyian-nyanyian Masa Adven" ini dipandu oleh Bapak Tarcisius Marhadi.
Ada beberapa hal yang perlu digarisbawahi sehubungan dengan Liturgi Masa Adven:
- Masa Adven ditandai oleh suasana pengharapan dan kerinduan akan datangnya Sang Juruselamat. Kedatangan itu bisa kedatangan yang kita peringati dalam peristiwa Natal, dan kedatangan Tuhan di akhir jaman. Pengharapan dan kerinduan biasanya ditandai dengan keriangan, perasaan penuh harap dan antusiasme atau semangat. Karena itu, lagu-lagu masa Adven seharusnya lagu-lagu yang menunjukkan optimisme, semangat dan keriangan... sebuah suasana rindu untuk bertemu Tuhan. Menjadi kurang tepat bila lagu-lagu ibadat adalah lagu-lagu yang sedih, sendu dan tidak berpengharapan.
- Di buku-buku nyanyian seperti Puji Syukur dan Madah Bakti telah tersedia banyak lagu pilihan untuk Masa Adven. Semuanya liturgis. Yang menjadi masalah adalah bagaimana kita membawakan lagu-lagu tersebut secara benar sehingga menampakkan pengharapan, keceriaan dan kerinduan... Para dirigen harus dapat menciptakan suasana latihan yang menarik sehingga anggota paduan suara dapat menyanyi sesuai sifat khas lagu yang berpengharapan.
- Ada kenyataan bahwa banyak koor atau petugas liturgi yang kurang mempersiapkan Pemazmur dengan baik. Masih ada pemazmur yang sebenarnya belum layak menyanyikan mazmur di mimbar sabda. Para dirigen harus melatih para pemazmurnya agar dapat tampil dengan baik.
Dalam kesempatan pertemuan ini Bapak T. Marhadi melatih peserta untuk menyanyikan Mazmur Tanggapan masa Adven dengan baik. Peserta tampak antusias dan menggunakan kesempatan singkat ini untuk berlatih menyanyikan Mazmur Tanggapan.
Selasa, 21 September 2010
KONSER PADUAN SUARA EXULTATE IUSTI IN DOMINO 2010 (Jakarta)
Konser Syukur 3D (Tri Dasawarsa) P.S. Exsultate Justi In Domino Katedral Jakarta
"Power Of The Dream"
menampilkan
P.S. Exsultate Justi In Domino Katedral Jakarta
P.S. SD Katolik St. Mikael Kemayoran
Vocal Group dan Akustik PSKD Mandiri High School Menteng
P.S. SMK Katolik Strada I Gunung Sahari
Pengaba - Gregorio Victor Leo Oendoen
Pengiring - Adik Christians Hartono
Sabtu, 2 Oktober 2010
19.30 - selesai
Katedral St. Maria Diangkat ke Surga Jakarta
Konser Syukur Tri Dasawarsa "Power Of The Dream" adalah puncak dari rangkaian
acara ujud syukur 30 Tahun berdirinya Paduan Suara Exsultate Justi In Domino -
Katedral Jakarta.
Rangkaian ini diawali dengan Bakti Sosial Pendidikan Musik ke SD Katolik Melania
pada bulan Desember 2009, kemudian berlanjut dengan Workshop Vocal dan
Conducting pada bulan Februari di Katedral Jakarta yang diasuh oleh Joseph
Kristanto Pantioso (baritonist, Pendiri Sekolah Musik Musicasa) dan Rm. Antonius
Soetanta S.J. (Pengaba, Komposer, Organis, Pengarah Artistik P.S.A. Ascencio)
dengan melibatkan berbagai kelompok dan penggiat paduan suara di paroki Katedral
Jakarta. Acara ketiga, yang juga dilaksanakan di Katedral Jakarta pada bulan
Februari, berupa Seminar Paduan Suara dan Pendidikan Musik Usia Dini dengan
narasumber Paulus Wangga (Pengarah Artistik Hati Suci Children Choir) dan
Pancasona Aji (Pendidik Musik dan Pengarah Artistik PSM Universitas Sanata
Dharma Yogyakarta). Selain melibatkan sekolah-sekolah Katolik yang memiliki
ekstrakurikuler Paduan Suara, seminar ini pun dihadiri oleh para pendidik musik
sekolah tersebut.
Pada Konser Syukur kali ini Paduan Suara Exsultate Justi In Domino - Katedral
Jakarta tidak akan tampil sendiri. Untuk mewujudkan benang merah rangakaian ujud
syukur 30 Tahun ini, yaitu Paduan Suara dan Pendidikan, P.S. EJID menggandeng
kegiatan ekstrakurikuler berbasis paduan suara dari beberapa sekolah, yaitu P.S.
SD St. Mikael Kemayoran, Ansambel Musik PSKD Mandiri Menteng, dan P.S. SMK
Strada 1 Gunung Sahari. Ketiga kelompok tersebut, yang untuk penampilan kali ini
mendapat bimbingan langsung dari P.S. EJID, akan membawakan beberapa komposisi
populer yang telah diaransemen untuk Paduan Suara, seperti I Will Follow Him,
Sol Fa Calypso, Rebana, dll.
Secara khusus pada konser kali ini P.S. EJID dipercaya sebagai P.S. pertama yang
membawakan Cantate Domino gubahan komposer kontemporer asal Brasil, Fabio Solda.
Selain karya Solda yang lain, Te Deum, P.S. EJID pada konser kali ini juga akan
menampilkan beberapa karya John Rutter dan As A Hart Pants, oratorio kecil
gubahan komposer abad Romantik, Felix Mendellsohn-Bartholdy.
Bersama Konser Syukur Tri Dasawarsa "Power Of The Dream" P.S. EJID mengundang
kita semua untuk dapat merefleksikan dan menumbuhkembangkan kecintaan terhadap
dunia paduan suara, terutama melalui wahana gereja dan pendidikan.
Salam.
Bene Cantat Bis Orat.
Ad Maiorem Dei Gloriam.
Tiket Masuk GRATIS (dengan pemesanan)
Hubungi:
Ari ~ 0817-6953317
JC ~ 0818-08074641
Nindy ~ 0813-11308855
melvin manuel
jl. perwira no 99
darmaga bogor
0857-5984-4658
"Power Of The Dream"
menampilkan
P.S. Exsultate Justi In Domino Katedral Jakarta
P.S. SD Katolik St. Mikael Kemayoran
Vocal Group dan Akustik PSKD Mandiri High School Menteng
P.S. SMK Katolik Strada I Gunung Sahari
Pengaba - Gregorio Victor Leo Oendoen
Pengiring - Adik Christians Hartono
Sabtu, 2 Oktober 2010
19.30 - selesai
Katedral St. Maria Diangkat ke Surga Jakarta
Konser Syukur Tri Dasawarsa "Power Of The Dream" adalah puncak dari rangkaian
acara ujud syukur 30 Tahun berdirinya Paduan Suara Exsultate Justi In Domino -
Katedral Jakarta.
Rangkaian ini diawali dengan Bakti Sosial Pendidikan Musik ke SD Katolik Melania
pada bulan Desember 2009, kemudian berlanjut dengan Workshop Vocal dan
Conducting pada bulan Februari di Katedral Jakarta yang diasuh oleh Joseph
Kristanto Pantioso (baritonist, Pendiri Sekolah Musik Musicasa) dan Rm. Antonius
Soetanta S.J. (Pengaba, Komposer, Organis, Pengarah Artistik P.S.A. Ascencio)
dengan melibatkan berbagai kelompok dan penggiat paduan suara di paroki Katedral
Jakarta. Acara ketiga, yang juga dilaksanakan di Katedral Jakarta pada bulan
Februari, berupa Seminar Paduan Suara dan Pendidikan Musik Usia Dini dengan
narasumber Paulus Wangga (Pengarah Artistik Hati Suci Children Choir) dan
Pancasona Aji (Pendidik Musik dan Pengarah Artistik PSM Universitas Sanata
Dharma Yogyakarta). Selain melibatkan sekolah-sekolah Katolik yang memiliki
ekstrakurikuler Paduan Suara, seminar ini pun dihadiri oleh para pendidik musik
sekolah tersebut.
Pada Konser Syukur kali ini Paduan Suara Exsultate Justi In Domino - Katedral
Jakarta tidak akan tampil sendiri. Untuk mewujudkan benang merah rangakaian ujud
syukur 30 Tahun ini, yaitu Paduan Suara dan Pendidikan, P.S. EJID menggandeng
kegiatan ekstrakurikuler berbasis paduan suara dari beberapa sekolah, yaitu P.S.
SD St. Mikael Kemayoran, Ansambel Musik PSKD Mandiri Menteng, dan P.S. SMK
Strada 1 Gunung Sahari. Ketiga kelompok tersebut, yang untuk penampilan kali ini
mendapat bimbingan langsung dari P.S. EJID, akan membawakan beberapa komposisi
populer yang telah diaransemen untuk Paduan Suara, seperti I Will Follow Him,
Sol Fa Calypso, Rebana, dll.
Secara khusus pada konser kali ini P.S. EJID dipercaya sebagai P.S. pertama yang
membawakan Cantate Domino gubahan komposer kontemporer asal Brasil, Fabio Solda.
Selain karya Solda yang lain, Te Deum, P.S. EJID pada konser kali ini juga akan
menampilkan beberapa karya John Rutter dan As A Hart Pants, oratorio kecil
gubahan komposer abad Romantik, Felix Mendellsohn-Bartholdy.
Bersama Konser Syukur Tri Dasawarsa "Power Of The Dream" P.S. EJID mengundang
kita semua untuk dapat merefleksikan dan menumbuhkembangkan kecintaan terhadap
dunia paduan suara, terutama melalui wahana gereja dan pendidikan.
Salam.
Bene Cantat Bis Orat.
Ad Maiorem Dei Gloriam.
Tiket Masuk GRATIS (dengan pemesanan)
Hubungi:
Ari ~ 0817-6953317
JC ~ 0818-08074641
Nindy ~ 0813-11308855
melvin manuel
jl. perwira no 99
darmaga bogor
0857-5984-4658
Jumat, 03 September 2010
REKOLEKSI SEKSI LITURGI PAROKI, LINGKUNGAN DAN WILAYAH + PRODIAKON
Sesuai rencana, pada Minggu 29 Agustus 2010 yang lalu diadakan rekoleksi khusus bagi para pengurus seksi liturgi lingkungan, wilayah dan paroki plus para prodiakon. Rekoleksi diadakan di kompleks Sekolah Marsudirini Telaga Kahuripan Parung, mulai pukul 8.30 hingga 16.30. Rekoleksi dibagi dalam dua sesi: sesi pertama dengan tema Ecclesia de Eucharitia bersama pembimbing RD. Benyamin Sudarto, dan sesi kedua dengan tema Ekaristi dari segi Hukum Gereja.
Sakramen Ekaristi
Ada banyak keprihatinan dalam ber-ekaristi: adanya sikap-sikap yang tidak pantas, sikap kurang persiapan batin, prasarana yang kurang berfungsi dengan benar dan lain-lain. Persoalan yang mendasar terletak pada kurangnya pemahaman umat akan Ekaristi. Maka jalan keluarnya adalah dengan adanya rekatekisasi tentang Ekaristi. Ini pun akan menghadapi kendala, yaitu adanya kesombongan rohani, sikap meremehkan, sok tahu, tidak mau belajar; intinya: orang tidak mau berubah...
Mengutip ajaran Ecclesia de Eucharistia, ada beberapa pokok yang perlu kita dalami:
- Kapan Ekaristi lahir?
- Dalam Ekaristi kurban salib Kristus senantiasa dihadirkan: Kristus yang sama, satu untuk selamanya; Tubuh-Nya sebagai santapan; Darah-Nya sebagai minuman; yang diulang adalah perayaan peringatan atau penghadiran peringatannya.
- Kristus mempersembahkan diri kepada Bapa; Kita mempersembahkan diri kepada Allah bersama persembahan Kristus di Salib. Ekaristi menjadi kebutuhan; sikap yang baik: Ya Tuhanku dan Allahku.
- Anamnese
- Ekaristi merupakan praecentia realis; terjadi transubstansi.
- Ekaristi menjadi daya penyelamatan.
- Lewat persatuan kita dengan tubuh dan darah-Nya, Kristus juga mencurahkan Roh-Nya.
- Ekaristi mengarah ke visi eskatologis
- Ekaristi merupakan secercah penampakan surga di atas bumi.
- Konsekuensi: mengemban perutusan membangun duni menjadi lebih manusiawi dan sesuai dengan rencana Allah, yaitu cinta yang terwujud nyata dalam hidup sehari-hari.
- Gereja terpangil untuk mempertahankan dan meningkatkan persekutuan dengn Allah dan sesama.
- Ekaristi: mengandaikan sudah ada persekutuan yang ingin dikukuhkan dan disempurnakan.
- Perlu persiapan diri dengan Sakramen Rekonsiliasi.
- Ekaristi dan pengakuan dosa sangat erat berhubungan.
- Perlu sikap batin yang pantas.
Ekaristi dan Hukum Gereja
Pada sesi kedua, RD Yohanes Driyanto memberikan wawasan tentang liturgi dan ekaristi dari sudut pandang Hukum Gereja.
Pilar Gereja Katholik:
Kitab Suci
Kitab Hukum Kanonik
Dokumen Konsili Vatikan II
Liturgi
Gereja memiliki tugas: mengajar, menguduskan (lewat liturgi) dan memerintah.
Lewat liturgi Kristus menguduskan umat-Nya melalui Gereja.
Liturgi Gereja Katolik tidak sekedar sebagai kebaktian. Liturgi, khususnya Liturgi Ekaristi, adalah pusat kehidupan Gereja Katholik; ia merupakan puncak dan sumber kehidupan; ia merupakan perayaan dan sekaligus sacramentum unitatis.
Langganan:
Postingan (Atom)