Tampilkan postingan dengan label INFORMASI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label INFORMASI. Tampilkan semua postingan

Jumat, 03 Juni 2011

MENINJAU KEMBALI PAGUYUBAN DIRIGEN & ORGANIS PAROKI BMV

Pertemuan rutin Paguyuban Dirigen dan Organis Paroki BMV Katedral Bogor (PDO-BMV) telah memasuki tahun ke tiga. Ada banyak hal yang telah berhasil dibahas dalam pertemuan-pertemuan dan ditindaklanjuti dalam tugas-tugas pelayanan, namun juga ada banyak hal yang belum dapat dituntaskan. Dalam waktu dekat akan dilakukan refleksi dan evaluasi atas keberadaan PDO-BMV oleh Tim Musik Liturgi dari Seksi Liturgi Paroki BMV Katedral Bogor. Beberapa pertanyaan yang mengemuka antara lain:
  1. Apakah PDO-BMV masih dibutuhkan? (Jika tidak, tentu lebih baik dibubarkan saja)
  2. Jika masih dibutuhkan, apa yang seharusnya diperbarui? (Pengelolanya, isi pertemuannya, jadwal pertemuannya, nara sumbernya, aktivitasnya, dll.?)
Sebelum itu, ada baiknya kita membaca sekali lagi latar belakang pembentukan forum ini.

PAGUYUBAN DIRIGEN DAN ORGANIS

Menindaklanjuti acara rekoleksi tanggal 21 Mei 2009, pada Minggu 28 Juni 2009 diadakan pertemuan para dirigen dan organis. Pertemuan dihadiri oleh sekitar 15 orang dirigen dan organis, dipimpin oleh Bapak T. Marhadi dan didampingi oleh RD.D.S. Tukiyo. Dalam pertemuan tersebut Bapak T. Marhadi menjelaskan format kumpulan dirigen (yang diusulkan untuk disebut sebagai “Paguyupan Dirigen Paroki Katedral Bogor”) dengan dibentuk kepengurusan sebagai berikut:

Pelindung : RD Benyamin Sudarto (Pastor Paroki)

Penasihat : RD. D.S. Tukiyo, RD. Alfons Sebatu, RD Y. Monang Damanik

Pendamping : Bp M. Agus Muhardi (Ketua Seksi Liturgi)

Bp. Adrianus J. Wijaya (Sub Seksi Pembinaan)

Koordinator Umum : Thomas A. Sutadi

Koordinator Bidang Materi/Lagu : Antonius Bambang Koryanto

Koordinator Pembinaan/Pelatihan : Tarcisius Marhadi

Maksud dan Tujuan:

Paguyuban dimaksudkan sebagai wadah seluruh dirigen dan organis di Paroki Katedral Bogor, sebagai sarana agar mereka dapat berkomunikasi, menggalang kerja sama, saling membantu dan bertukar pengalaman antar kelompok koor.


Secara rinci, maksud dan tujuan dapat dijabarkan sebagai berikut:

  1. Menjadi wadah bertemunya para dirigen di Paroki Katedral secara resmi.
  2. Forum berbagi pengalaman (sharing) dan informasi tentang musik liturgi Gereja.
  3. Sumber bantuan bagi para dirigen dan seksi liturgi (lingkungan, wilayah, paroki, kategorial) yang memerlukan bantuan di bidang teknis musik, musik liturgi, dll.
  4. Wadah untuk berbagi kemampuan yang dapat disumbangkan bagi perkembangan musik liturgi di Paroki Katedral Bogor.

Tugas Pokok Pengurus Paguyuban antara lain:

  1. Pembinaan teknis bagi dirigen, calon dirigen, dan organis.
  2. Pembekalan liturgis bagi dirigen, calon dirigen, organis dan calon organis.
  3. Pembinaan Pemazmur
  4. Bimbingan/pelatihan kepada kelompok koor yang membutuhkan
  5. Membuat bank lagu liturgi
  6. Melaksanakan pertemuan rutin untuk dirigen dan organis

(1 Juli 2009 – Disarikan dari notulen yang disusun oleh Bapak T. Marhadi)


Prinsip dalam Forum Dirigen:

  1. Posisi semua dirigen dalam paguyuban ini adalah setara. Semua memiliki hak dan kewajiban yang sama.
  2. Semua dirigen memiliki komitmen untuk melestarikan musik liturgi Gereja dan mengembangkannya sedemikian rupa selaras dengan kaidah-kaidah liturgi Gereja Katolik.
  3. Paguyuban Dirigen memanfaatkan semua potensi yang ada di kalangan para dirigen. Misalnya, dirigen yang memiliki pengetahuan dan ketrampilan khusus soal olah vokal dapat membagikan pengetahuan dan pengalamannya kepada dirigen yang lain dalam berlatih olah vokal atau melatih koor berolah vokal; dirigen yang pernah belajar di PML dapat membagikan pengalaman dan pengetahuannya selama menjani pelatihan di PML.
  4. Paguyuban Dirigen dapat mencari sumber belajar di luar Forum Dirigen, misalnya dari Pusat Musik Liturgi (PML) Yogyakarta, Komisi Liturgi KWI, Institut Liturgi Sang Kristus (ILSK) Bandung, para ahli liturgi/musik liturgi dari keuskupan lain, praktisi musik umum, dll.
  5. In pluribus unitas, in omnibus caritas.

Selasa, 01 Maret 2011

PERTEMUAN PDO-BMV 27 FEBRUARI 2011

Pada hari Minggu 27 Februari 2011 diadakan pertemuan Paguyuban Dirigen & Organis se-Paroki Katedral BMV. Pertemuan ini diselenggarakan dalam rangka mempersiapkan tugas-tugas koor Masa Prapaskah dan Pekan Suci 2011. Ketua Seksi Liturgi, Pastor Paroki, Bapak Marhadi dan Bapak Adrianus Wijaya berkenan hadir dan menyampaikan bahan-bahan yang berguna bagi para praktisi koor, khususnya para dirigen dan organis yang hadir.

Ketua Seksi Liturgi mengemukakan perlunya mengevaluasi tugas-tugas koor sebelumnya agar dapat memperbaikinya tahun ini. Dari berbagai masalah yang masih ada, Ketua Seksi Liturgi berpendapat bahwa para dirigen dan organis perlu memperhatikan dua hal ini: Pemilihan lagu dan Iringan. Para dirigen perlu tetap hati-hati memilih dan menentukan lagu supaya koor maupun dirigen umat di semua misa di wilayah Paroki BMV Katedral Bogor tetap selalu mengedepankan unsur liturgisnya. Beliau menggarisbawahi kebijakan Pastor Paroki bahwa buku Puji Syukur dan Madah Bakti tetap menjadi acuan utama. Lagu-lagu yang bukan berasal dari kedua sumber tersebut dan masih belum diterima sebagai lagu liturgi hendaknya didiskusikan dahulu dengan Tim Musik Liturgi Paroki atau Pastor Paroki. Demikian pula dengan iringan atau organ; para organis perlu menyadari bahwa ketika mereka mengiringi nyanyian dalam liturgi Gereja, mereka juga harus mengikuti aturan-aturan liturgi.

Pastor Paroki, RD Benyamin Sudarto, dalam pengarahannya antara lain juga menggarisbawahi apa yang disampaikan oleh Bapak Ketua Seksi Liturgi. Namun secara khusus beliau menekankan perlunya pemahaman bahwa nyanyian-nyanyian untuk Perayaan Ekaristi haruslah nyanyian-nyanyian liturgis yang bertujuan untuk membantu umat merayakan Ekaristi dengan lebih khusuk, khidmat dan sakral. Nyanyian-nyanyian rohani yang bukan merupakan nyanyian liturgi hendaknya tidak digunakan di dalamnya. Romo Ben menekankan bahwa tugas koor bukanlah untuk show atau menampilkan pertunjukan.

Selain itu, secara khusus Romo Ben menekankan arti pentingnya saat hening selama komuni. Saat komuni adalah saat perjumpaan umat dengan Kristus. Karena itu, hendaknya selama waktu komuni juga disediakan saat hening. Jangan sampai seluruh waktu dipenuhi oleh nyanyian-nyanyian. Lagu-lagu yang dinyanyikan selama komuni pun haruslah nyanyian-nyanyian yang membantu umat untuk berdoa, untuk merasakan kehadiran Kristus dalam dirinya dan untuk mengalami Kristus yang benar-benar merasuk dalam jiwa dan raga umat. Tidak boleh ada show atau pertunjukan selama komuni. Tidak boleh ada lagu-lagu yang terus-menerus menguasai saat-saat komuni. Adalah tugas kita bersama juga untuk mendidik umat agar mereka dapat mengalami perjumpaan dengan Kristus melalui saat-saat hening dan melalui lagu-lagu atau iringan selama waktu komuni.

Bapak Marhadi dari Tim Musik Liturgi subseksi Koor secara gamblang menjelaskan nyanyian-nyanyian yang harus dibawakan selama Masa Prapaskah dan Pekan Suci. Secara umum dapat dirangkum sebagai berikut:
  1. Rabu Abu: ini menjadi hari mulainya masa prapaskah. Berbagai pilihan lagu di Puji Syukur dan Madah Bakti mencirikan SESAL dan TOBAT. Hendaknya semua koor tetap mempersiapkan diri dan dapat membawakan nyanyian-nyanyian dengan khidmat.
  2. Minggu Palma: Ada dua bagian dalam perayaan minggu ini yaitu Upacara Pemberkatan Palma dan Perarakan Yesus memasuki kota Yerusalem dan Perayaan Ekaristi. Lagu-lagu selama pemberkatan palma dan perarakan memasuki gereja dapat bertemakan Kristus Raja. Namun ketika umat sudah memasuki gereja, lagu-lagu Perayaan Ekaristi bukan lagi bertemakan Kristus Raja melainkan lagu-lagu Prapaskah.
  3. Kamis Putih: Lagu-lagu hendaknya bertemakan kasih dan pelayanan sebagaimana Kristus memberikan teladan. Iringan hanya digunakan sampai lagu Kemuliaan. Setelah itu, tidak ada iringan organ. Organ dimainkan lagi pada saat lagu Kemuliaan pada Malam Paskah.
  4. Jumat Agung: Mengenang sengsara dan wafat Tuhan. Perlu disiapkan penyanyi pasio yang baik untuk Cronista dan Sinagoga. Peran Yesus diambil oleh Imam yang bertugas.
  5. Malam Paskah: Para solis perlu menyiapkan diri dengan baik dalam menyanyikan Mazmur Tanggapan dan lagu-lagu lain. Organ dibunyikan sejak Kemuliaan.
  6. Minggu Paskah: Puncak perayaan Ekaristi selama pekan suci. Yang perlu disiapkan secara khusus adalah lagu Victimae Paschali Laudes yang merupakan sekuensi.
Bapak Adrianus pada akhir pertemuan menggarisbawahi perlunya pemahaman yang benar akan tugas dan fungsi dirigen dan organis sehingga semua dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan benar. Pilihan lagu, iringan, sikap dan lain-lain hendaknya dilaksanakan dengan tetap mempertimbangkan umat yang dilayani dan liturgi yang diikuti.

Selain itu ada dalam acara tanya jawab juga muncul persoalan-persoalan. Secara garis besar ada beberapa kesepakatan:
  1. Lagu Bapak kami yang digunakan di Katedral BMV Bogor tetap dari TPE dan Puji Syukur. Jika ada versi lain, akan dikumpulkan teksnya dan akan dipelajari bersama oleh para dirigen dan organis pada saat yang ditentukan kemudian.
  2. Usulan lagu untuk tugas hendaknya dikonsultasikan dengan Pastor Paroki atau Tim Musik Liturgi dari Subseksi Koor. Untuk tugas pekan suci tahun 2011 ini hendaknya usulan itu sudah masuk paling tidak satu bulan sebelum bertugas.
Semoga para dirigen dan organis serta semua koor dapat menjalankan tugas dengan baik. Ad maiorem Dei gloriam.

Selasa, 14 Desember 2010

PERTEMUAN PDO-BMV NOVEMBER 2010

Pada hari Minggu 28 November 2010 diadakan pertemuan Paguyuban Dirigen dan Organis Paroki BMV Katedral Bogor. Pertemuan rutin ini diselenggarakan dalam rangka mempersiapkan para dirigen dan organis untuk tugas-tugas selama masa Adven dan Natal. Para peserta yang hadir lebih banyak melakukan sharing, mengajukan pertanyaan dan saran.

Ada beberapa hal yang perlu dicatat:
1. Para dirigen dan organis harus mempersiapkan diri dan koornya untuk tugas-tugas di dalam misa. Tugas di gereja tidak boleh menjadi semacam "latihan" belaka. Latihan dilakukan di luar liturgi. Apabila para dirigen dan organis belum yakin akan suatu pilihan lagu, pembawaan lagu, tata cara liturgi dan lain-lain, hendaknya yang bersangkutan berkonsultasi dengan seksi liturgi dan atau pastor yang bertugas. Seksi liturgi diminta menyiapkan teks-teks resmi Gereja tentang musik liturgi supaya para dirigen dan organis menjadi yakin akan tugas, kedudukan dan fungsi nyanyian liturgi serta tugas dan fungsinya sebagai dirigen maupun organis.

2. Mengingat pada tahun depan akan diadakan lagi misa dalam bahasa Latin dengan lagu-lagu gregorian, para dirigen dan organis juga perlu belajar. Seksi liturgi diminta mengadakan semacam pelatihan khusus lagu-lagu gregorian, serta menyediakan teks-teks lagu yang nantinya akan digunakan oleh petugas koor.

Pertemuan rutin bulan ini rupanya kurang diminati oleh para dirigen dan organis... Barangkali mereka berhalangan karena ada acara lain yang mendesak. Yang dapat hadir dalam pertemuan ini antara lain wakil-wakil dari Exultate, Koor BMV, Koor Mahasiswa IPB, Aeternum, St Caecilia, Wilayah Bogor Utara, Wanita Katholik, Dirigen Umat (Sdr Rina dan Bp Ludovikus), Lingkungan BSI, Lingkungan St Theresia dan lain-lain.

Senin, 22 November 2010

MISA BERBAHASA LATIN DENGAN LAGU-LAGU GREGORIAN DI KATEDRAL BMV BOGOR

Untuk pertama kalinya setelah hampir sekitar 45 tahun, diadakan misa dalam bahasa Latin dengan lagu-lagu gregorian di Katedral BMV Bogor pada Hari Raya Kristus Raja Semesta Alam, Minggu 21 November 2010 pukul 11.00-12.40. Misa dipersembahkan oleh RD Alfons Sebatu (menggantikan RD Yohanes Driyanto yang berhalangan karena ayahandanya meninggal dunia beberapa hari yang lalu). Koor yang bertugas adalah Koor BMV (koor paroki) Katedral Bogor dengan dirigen Bapak Tarcisius Marhadi dan organis Saudari Myrna Mihardja. Misa berlangsung lancar. Untuk umat disediakan teks misa dan terjemahannya. Karena ini pengalaman pertama, untuk beberapa bagian, koor (apalagi umat) memang belum dapat dengan lancar menyanyikan lagu-lagu proprium...

Ide untuk menyelenggarakan misa ini sebenarnya sudah lama... bertahun-tahun, namun karena banyak yang masih ragu-ragu, ide ini baru bisa dilaksanakan sekarang. Seksi Liturgi Paroki BMV Katedral di bawah arahan Pastor Paroki dan bantuan beberapa pastor di Seminari akhirnya dapat mewujudkan ide ini dengan niat yang baik, yaitu untuk merayakan sebuah Ekaristi yang agung, meriah dan khusuk sesuai pedoman Gereja Katholik Roma. Lewat perayaan ini Seksi Liturgi mengajak umat untuk belajar dan menyadari keagungan tradisi liturgi Gereja yang bertahan dua ribu tahun ini. Memang, selalu saja ada suara-suara sumbang dari sebagian orang... tetapi mungkin hal itu karena ketidaktahuan atau kesombongan sebagian kecil umat, namun secara umum umat di Paroki Katedral Bogor menyambut baik gagasan ini.

Dalam misa kemarin, sesuai kalender liturgi, kita merayakan Kristus Raja Semesta Alam. Lagu-lagu yang dinyanyikan antara lain: Dignus est Agnus, Dominabitur, Potestas Eius, Postula, dan Sedebit. Untuk ordinarium kita gunakan misa de Angelis (Misa VIII). Sebagai lagu penutup kita gunakan lagu Christus Vincit (refrennya bukan lagu gregorian, tetapi ayat-ayatnya khas gregorian).

Semoga apa yang telah dimulai ini dapat dilanjutkan pada kesempatan-kesempatan lain. Mengingat sulitnya lagu-lagu (terutama proprium), untuk saat ini tentu tidak mungkin menyelenggarakan misa dalam bahasa Latin dengan lagu-lagu gregorian setiap minggu atau setiap bulan... Seksi Liturgi Paroki BMV Katedral Bogor dan Pastor Paroki akan merancang penyelenggaraan misa seperti ini sesuai kemampuan umat dan koor-koor yang akan bertugas.

Jumat, 05 November 2010

Bagi teman-teman anggota PDO-BMV dan para Romo yang tertarik untuk *misa berbahasa latin*, Anda bisa menggunakan salah satu Tata Perayaan Ekaristi berikut:

1. Ordo Misae 2002 (Misa Paulus VI) edisi terakhir oleh YP-II
http://bukumisa. co.cc/orandi/ ordo-misae- 2002/
http://katolik. online.tripod. com/Ordo_ misa_2002. pdf
nb: ini adalah bahan baku pembuatan TPE 2005 (TPE Indonesia)

2. Ordo Misae 1962 (Misa Tridentine, Pius V) edisi terakhir oleh Yoh. XXIII
http://bukumisa. co.cc/orandi/ ordo-misae- 1962/
http://katolik. online.tripod. com/Ordo_ misa_1962. pdf

Kalau ingin belajar misa tridentin lebih lanjut, DVD bisa dipesan di
situs http://bukumisa. co.cc/orandi/ training- tridentine/ (free untuk
romo2 yang berminat)

"Melalui Liturgi, Kristus Penebus dan Imam Agung kita melanjutkan karya
penebusan-Nya di dalam Gereja-Nya, bersama dia dan oleh dia." (KGK 1069)

PERSIAPAN MISA DALAM BHS LATIN NOVEMBER 2010

Seksi Liturgi Paroki BMV Katedral Bogor berencana menyelenggarakan misa dalam bahasa Latin dengan lagu-lagu gregorian berbahasa Latin pada tanggal 21 November 2010 pukul 11.00 bertepatan dengan Hari Raya Kristus Raja Semesta Alam (Tahun C). Rencana ini sudah disetujui oleh Pastor Paroki dan saat ini tim kecil sedang bekerja untuk mempersiapkan semuanya. Tim ini dibimbing oleh RD Jatmiko, Rektor Seminari Menengah Stella Maris Bogor. Romo Rektor dipilih tim ini sebagai pembimbing karena beliau punya pengalaman menyelenggarakan misa berbahasa Latin bersama para seminaris setiap Rabu di Kapel Seminari. Untuk petugas koor, Seksi Liturgi telah menunjuk Koor BMV Paroki Katedral. Koor yang dilatih oleh Bapak Tarcisius Marhadi ini telah menyampaikan kesanggupannya dan telah mulai berlatih sejak Sabtu 30 Oktober yang lalu.

Rencana penyelenggaraan misa dalam bahasa Latin dengan nyanyian gregorian ini dimaksudkan untuk membantu umat merayakan Ekaristi dalam kesatuan dengan Gereja universal. Bahasa Latin telah dipilih oleh Gereja sebagai bahasa kesatuan, bahasa bersama dalam perayaan-perayaan Ekaristi. Demikian pula nyanyian-nyanyian Gregorian telah dipilih sebagai nyanyian-nyanyian liturgis yang resmi. Dengan menggunakan kedua unsur itu, kita ingin mengalami sebuah perayaan Ekaristi yang khas Katholik Roma. Kita juga ingin memperkenalkan apa yang baik dan luhur dalam Gereja Katholik Roma ini kepada sebagian besar umat dan lebih-lebih pada generasi muda dan anak-anak. Semoga rencana ini dapat terlaksana dengan baik.

Selasa, 21 September 2010

KONSER PADUAN SUARA EXULTATE IUSTI IN DOMINO 2010 (Jakarta)

Konser Syukur 3D (Tri Dasawarsa) P.S. Exsultate Justi In Domino Katedral Jakarta
"Power Of The Dream"

menampilkan

P.S. Exsultate Justi In Domino Katedral Jakarta
P.S. SD Katolik St. Mikael Kemayoran
Vocal Group dan Akustik PSKD Mandiri High School Menteng
P.S. SMK Katolik Strada I Gunung Sahari

Pengaba - Gregorio Victor Leo Oendoen

Pengiring - Adik Christians Hartono

Sabtu, 2 Oktober 2010
19.30 - selesai
Katedral St. Maria Diangkat ke Surga Jakarta



Konser Syukur Tri Dasawarsa "Power Of The Dream" adalah puncak dari rangkaian
acara ujud syukur 30 Tahun berdirinya Paduan Suara Exsultate Justi In Domino -
Katedral Jakarta.

Rangkaian ini diawali dengan Bakti Sosial Pendidikan Musik ke SD Katolik Melania
pada bulan Desember 2009, kemudian berlanjut dengan Workshop Vocal dan
Conducting pada bulan Februari di Katedral Jakarta yang diasuh oleh Joseph
Kristanto Pantioso (baritonist, Pendiri Sekolah Musik Musicasa) dan Rm. Antonius
Soetanta S.J. (Pengaba, Komposer, Organis, Pengarah Artistik P.S.A. Ascencio)
dengan melibatkan berbagai kelompok dan penggiat paduan suara di paroki Katedral
Jakarta. Acara ketiga, yang juga dilaksanakan di Katedral Jakarta pada bulan
Februari, berupa Seminar Paduan Suara dan Pendidikan Musik Usia Dini dengan
narasumber Paulus Wangga (Pengarah Artistik Hati Suci Children Choir) dan
Pancasona Aji (Pendidik Musik dan Pengarah Artistik PSM Universitas Sanata
Dharma Yogyakarta). Selain melibatkan sekolah-sekolah Katolik yang memiliki
ekstrakurikuler Paduan Suara, seminar ini pun dihadiri oleh para pendidik musik
sekolah tersebut.

Pada Konser Syukur kali ini Paduan Suara Exsultate Justi In Domino - Katedral
Jakarta tidak akan tampil sendiri. Untuk mewujudkan benang merah rangakaian ujud
syukur 30 Tahun ini, yaitu Paduan Suara dan Pendidikan, P.S. EJID menggandeng
kegiatan ekstrakurikuler berbasis paduan suara dari beberapa sekolah, yaitu P.S.
SD St. Mikael Kemayoran, Ansambel Musik PSKD Mandiri Menteng, dan P.S. SMK
Strada 1 Gunung Sahari. Ketiga kelompok tersebut, yang untuk penampilan kali ini
mendapat bimbingan langsung dari P.S. EJID, akan membawakan beberapa komposisi
populer yang telah diaransemen untuk Paduan Suara, seperti I Will Follow Him,
Sol Fa Calypso, Rebana, dll.

Secara khusus pada konser kali ini P.S. EJID dipercaya sebagai P.S. pertama yang
membawakan Cantate Domino gubahan komposer kontemporer asal Brasil, Fabio Solda.
Selain karya Solda yang lain, Te Deum, P.S. EJID pada konser kali ini juga akan
menampilkan beberapa karya John Rutter dan As A Hart Pants, oratorio kecil
gubahan komposer abad Romantik, Felix Mendellsohn-Bartholdy.

Bersama Konser Syukur Tri Dasawarsa "Power Of The Dream" P.S. EJID mengundang
kita semua untuk dapat merefleksikan dan menumbuhkembangkan kecintaan terhadap
dunia paduan suara, terutama melalui wahana gereja dan pendidikan.

Salam.
Bene Cantat Bis Orat.
Ad Maiorem Dei Gloriam.

Tiket Masuk GRATIS (dengan pemesanan)
Hubungi:
Ari ~ 0817-6953317
JC ~ 0818-08074641
Nindy ~ 0813-11308855



melvin manuel
jl. perwira no 99
darmaga bogor
0857-5984-4658

Jumat, 03 September 2010

REKOLEKSI SEKSI LITURGI PAROKI, LINGKUNGAN DAN WILAYAH + PRODIAKON

Sesuai rencana, pada Minggu 29 Agustus 2010 yang lalu diadakan rekoleksi khusus bagi para pengurus seksi liturgi lingkungan, wilayah dan paroki plus para prodiakon. Rekoleksi diadakan di kompleks Sekolah Marsudirini Telaga Kahuripan Parung, mulai pukul 8.30 hingga 16.30. Rekoleksi dibagi dalam dua sesi: sesi pertama dengan tema Ecclesia de Eucharitia bersama pembimbing RD. Benyamin Sudarto, dan sesi kedua dengan tema Ekaristi dari segi Hukum Gereja.

Sakramen Ekaristi
Ada banyak keprihatinan dalam ber-ekaristi: adanya sikap-sikap yang tidak pantas, sikap kurang persiapan batin, prasarana yang kurang berfungsi dengan benar dan lain-lain. Persoalan yang mendasar terletak pada kurangnya pemahaman umat akan Ekaristi. Maka jalan keluarnya adalah dengan adanya rekatekisasi tentang Ekaristi. Ini pun akan menghadapi kendala, yaitu adanya kesombongan rohani, sikap meremehkan, sok tahu, tidak mau belajar; intinya: orang tidak mau berubah...
Mengutip ajaran Ecclesia de Eucharistia, ada beberapa pokok yang perlu kita dalami:
  1. Kapan Ekaristi lahir?
  2. Dalam Ekaristi kurban salib Kristus senantiasa dihadirkan: Kristus yang sama, satu untuk selamanya; Tubuh-Nya sebagai santapan; Darah-Nya sebagai minuman; yang diulang adalah perayaan peringatan atau penghadiran peringatannya.
  3. Kristus mempersembahkan diri kepada Bapa; Kita mempersembahkan diri kepada Allah bersama persembahan Kristus di Salib. Ekaristi menjadi kebutuhan; sikap yang baik: Ya Tuhanku dan Allahku.
  4. Anamnese
  5. Ekaristi merupakan praecentia realis; terjadi transubstansi.
  6. Ekaristi menjadi daya penyelamatan.
  7. Lewat persatuan kita dengan tubuh dan darah-Nya, Kristus juga mencurahkan Roh-Nya.
  8. Ekaristi mengarah ke visi eskatologis
  9. Ekaristi merupakan secercah penampakan surga di atas bumi.
  10. Konsekuensi: mengemban perutusan membangun duni menjadi lebih manusiawi dan sesuai dengan rencana Allah, yaitu cinta yang terwujud nyata dalam hidup sehari-hari.
  11. Gereja terpangil untuk mempertahankan dan meningkatkan persekutuan dengn Allah dan sesama.
  12. Ekaristi: mengandaikan sudah ada persekutuan yang ingin dikukuhkan dan disempurnakan.
  13. Perlu persiapan diri dengan Sakramen Rekonsiliasi.
  14. Ekaristi dan pengakuan dosa sangat erat berhubungan.
  15. Perlu sikap batin yang pantas.
Ekaristi dan Hukum Gereja
Pada sesi kedua, RD Yohanes Driyanto memberikan wawasan tentang liturgi dan ekaristi dari sudut pandang Hukum Gereja.

Pilar Gereja Katholik:
Kitab Suci
Kitab Hukum Kanonik
Dokumen Konsili Vatikan II
Liturgi

Gereja memiliki tugas: mengajar, menguduskan (lewat liturgi) dan memerintah.
Lewat liturgi Kristus menguduskan umat-Nya melalui Gereja.
Liturgi Gereja Katolik tidak sekedar sebagai kebaktian. Liturgi, khususnya Liturgi Ekaristi, adalah pusat kehidupan Gereja Katholik; ia merupakan puncak dan sumber kehidupan; ia merupakan perayaan dan sekaligus sacramentum unitatis.

Minggu, 04 April 2010

SELAMAT PASKAH 2010

Kami ingin mengucapkan SELAMAT PASKAH kepada:
  • Bapak Uskup Michael Cosmas Angkur OFM,
  • Pastor Paroki: RD Benyamin Sudarto,
  • para imam dan pastor, para frater, para bruder, para suster, para seminaris,
  • para pemimpin dan pengurus Dewan Pastoral Paroki, Dewan Keuangan Paroki,
  • Para Ketua Seksi,
  • Para Dirigen,
  • Para Pemazmur,
  • Para Organis
  • dan semua anggota koor/paduan suara di seluruh wilayah Paroki BMV Katedral Bogor.
Semoga semangat Paskah dapat mendorong perbaikan dan peningkatan kualitas iman kita di Paroki sehingga iman kita dapat menjadi lebih hidup.

Kamis, 25 Februari 2010

MISA BERBAHASA LATIN

Informasi dari Ibu Lenny/Sekretariat Paroki


Just Info, Bagi teman-teman dan Romo yang tertarik untuk *misa latin*
bisa menggunakan salah satu Tata Perayaan Ekaristi berikut:

1. Ordo Misae 2002 (Misa Paulus VI) edisi terakhir oleh YP-II
http://bukumisa. co.cc/orandi/ ordo-misae- 2002/
http://katolik. online.tripod. com/Ordo_ misa_2002. pdf
nb: ini adalah bahan baku pembuatan TPE 2005 (TPE Indonesia)

2. Ordo Misae 1962 (Misa Tridentine, Pius V) edisi terakhir oleh Yoh. XXIII
http://bukumisa. co.cc/orandi/ ordo-misae- 1962/
http://katolik. online.tripod. com/Ordo_ misa_1962. pdf

Kalau ingin belajar misa tridentin lebih lanjut, DVD bisa dipesan di
situs http://bukumisa. co.cc/orandi/ training- tridentine/ (free untuk
romo2 yang berminat)

Tolong dibantu sebarin ke teman2 di komunitas lain dan romo yang dikenal
yah...

"Melalui Liturgi, Kristus Penebus dan Imam Agung kita melanjutkan karya
penebusan-Nya di dalam Gereja-Nya, bersama dia dan oleh dia." (KGK 1069)

[Non-text portions of this message have been removed]